Thursday, October 15, 2009

Formula Menawan Gelojak Hawa Nafsu

Rasulullah bersabda: ”Apabila ada sesuatu yang bergelojak dalam jiwa mu (rasa ragu-ragu/tidak puas hati) maka tinggalkanlah (perbuatan itu)” (HR Ahmad dan Ibn Hibban)

Secara fitrah, manusia memiliki kecenderungan yang kuat untuk melakukan kebaikan dan menjauhkan diri dari keburukan. Namun kekuatan fitrah ini kadang-kadang berhadapan dengan bisikan syaitan atau dorongan hawa nafsu, sehingga timbullah gejolak dalam jiwa. Saat itulah kita harus menentukan sikap.

Apabila gejolak jiwa itu cenderung untuk mengajak kepada keburukan, meninggalkan kebaikan, merosakkan izzah (rasa mulia) dan harga diri sebagai muslim, maka kita harus bersegera meninggalkan segala bisikan jahat tersebut.

Namun, kita juga harus menyedari bahawa meninggalkan bisikan jahat ini hendaknya diikuti dengan menguatkan aspek keimanan dengan memperbanyakkan zikir ketika bersendirian, bergaul dengan sahabat yang soleh, mengambil peranan sebagai seorang dai’e ketika berinteraksi dengan orang-orang yang buruk akhlaknya, serta terus menerus meningkatkan ilmu Islam dan berusaha mengamalkannya dalam kehidupan seharian dengan penuh keikhlasan, agar dorongan yang muncul dari dalam jiwa kita selepas itu adalah hammul khair (keinginan kuat untuk melakukan kebaikan). Seseorang mukmin itu selalu hidup di antara perbuatan baik dan niat untuk berbuat baik. Kerana inilah yang membezakan dengan orang-orang yang munafik.

Hadis: ”Barang siapa yang meninggal sedangkan ia tidak pernah berjihad dan tidak pernah meniatkannya di dalam hati maka ia mati di atas salah satu cabang kemunafikan”.

Seringkali gejolak jiwa terjadi pada seorang muslim ketika ia hendak melakukan perbuatan dosa, maksiat atau pun sesuatu yang diharamkan agama untuk pertama kalinya. Saat itu syaitan dan syahwatnya berusaha menjerumuskannya agar melakukan perbuatan tersebut, sedangkan akal dan nurani keagamaannya berusaha menolak ajakan tersebut, sehingga terjadilah pergolakan batin dalam jiwanya.

Hasan Basri berkata: ”Demi Allah, sesungguhnya kami tidak melihat seorang mukmin melainkan ia selalu mencela dirinya. Apa yang kau inginkan dari ucapan yang haram? Apa yang kau inginkan dari makanan yang haram? Apa yang kau inginkan dengan meniatkan sesuatu yang buruk? Adapun seorang penderhaka, maka ia akan melakukan apa saja yang diharamkan, sedangkan ia sama sekali tidak pernah mencela dirinya.”

Nafsu lawwamah adalah nafsu yang mencela pemiliknya atas kebaikan yang ditinggalkannya, sehingga ia menyesali apa yang sudah dilewatkan atau dilalaikan.

Hadis: ”Dosa adalah apa yang bergemuruh dalam hatimu dan engkau takut apabila orang-orang melihatnya (khususnya orang yang menjaga hubungan dengan Allah)”

”Tinggalkanlah apa yang meragukanmu menuju apa yang tidak meragukanmu” (HR Tirmidzi)

Secara fitrah kita menolak perbuatan dosa dan maksiat serta menyukai ketaatan dan kebaikan. Sabda Rasulullah: ”kebaikan itu kebiasaan, sedangkan keburukan itu pemaksaan.” (HR Thabrani)

Ini bererti kebaikan itu boleh diterima dengan mudah oleh seseorang muslim kerana ia sesuai dengan fitrahnya. Manakala keburukan itu sukar diterima kecuali dengan cara paksaan samada oleh kekuatan jahat dari luar mahupun kekuatan jahat dari dalam diri manusia itu sendiri. Hinggakan ketika hendak melakukan maksiat atau meninggalkan ketaatan, maka terjadilah penolakan dari fitrah keagamaan. Akibatnya terjadilah gejolak antara kekuatan kebaikan dan kekuatan keburukan dalam jiwanya.

Pada dasarnya nilai-nilai Islam adalah nilai-nilai yang universal, di mana semua manusia dengan latarbelakang agama apa pun akan menerima nilai Islam sebagai sebuah nilai kebaikan, sehingga bila seorang muslim akan atau telah melakukan pelanggaran terhadap nilai-nilai tersebut, maka ia akan merasa takut diketahui oleh orang lain dan timbullah gejolak dalam jiwanya.

Namun kadangkalanya iman seseorang itu lemah sehingga terlanjur melakukan maksiat, akan tetapi setelah itu ia mendapat kekuatan untuk bangkit melawan bisikan syaitan lalu bertaubat dengan taubat nasuha. Ini akan mempengaruhi jiwanya untuk merasa takut mengulangi kemaksiatan sebagaimana ia takut dilemparkan ke dalam api yang menyala-nyala.

Meskipun begitu ada juga berlaku di mana iman seseorang tidak sempat melawan sehingga timbul gejolak dalam jiwanya, namun imannya yang lemah mengalami kekalahan dan akhirnya ia melakukan perbuatan maksiat. Setelah itu imannya cuba bangkit untuk melawan, namun ia kalah kerana godaan syaitan dan merasai nikmat dalam melakukan maksiat, sehingga ia mengulangi perbuatan maksiat tersebut.

Rasulullah bersabda: ”Tidak ada seorang pun di antara kamu melainkan telah dijadikan untuknya pendamping dari syaitan,” Para sahabat bertanya: ”Apakah engkau juga wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, ”Ya, hanya saja Allah telah menolongku dalam menghadapinya sehingga ia menyerah dan tidak memerintahkanku kecuali kepada kebaikan.”

Oleh itu perlu berwaspada terhadap bisikan syaitan kerana syaitan sentiasa menyeru kepada keburukan. Hanya dengan pertolongan Allah sahaja boleh terselamat daripada bisikan jahat syaitan. Sehubungan itu, kita perlu melakukan amalan yang boleh mengundang pertolongan Allah bagi menyelamatkan kita daripada bisikan syaitan.

Antara perbuatan yang boleh mengundang bantuan Allah dan mengusir bisikan syaitan ialah berzikir.

”Sesungguhnya syaitan meletakkan penutupnya pada hati anak Adam. Jika ia melakukan dzikrullah maka ia akan lari. Jika ia melupakan Allah maka syaitan akan menguasai hatinya.” (HR Abu Ya’la)

Hendaklah kita tidak melakukan atau menyatakan sesuatu yang membuat syaitan semakin sombong dan sewenang-wenang.

Diriwayatkan bahawa ketika Rasulullah terjatuh dari atas keldainya, seorang sahabat yang membonceng dibelakangnya berkata: ”Celakalah syaitan.” Lalu Nabi S.A.W bersabda ,”Kamu jangan berkata , ”celakalah syaitan”, maka syaitan akan menjadi sombong dan berseloroh, ”Dengan kekuatanku aku telah menjatuhkannya,” Apabila kamu mengucapkan, ”Bismillah”, maka ia akan menjadi kerdil hingga seperti seekor lalat dan mudah dikalahkan. (HR Ahmad).
Menyedari bahawa kebaikan itu terletak pada ketaatan kepada hukum Allah, dan keburukan itu terletak pada perlanggaran terhadap perintah dan laranganNya. Kesedaran ini akan melahirkan kemampuan untuk membezakan antara bisikan jahat syaitan dengan suara nurani dan fitrah manusia. Jadi bisikan yang menyeru kepada meninggalkan sesuatu yang wajib atau sunnah dan mengerjakan perkara yang haram atau terlarang, itu adalah bisikan syaitan yang harus kita tinggalkan.

Membersihkan hati dari keinginan duniawi yang rendah sehingga yang mendominasi (menguasai) hati adalah hammul khair, keinginan kuat dan tekad untuk melakukan kebaikan. Hinggakan syaitan tidak memiliki peluang untuk membisikkan kejahatan kepada diri kita. Biasanya syaitan menggoda melalui lintasan fikiran yang dikuasai oleh kecintaan dunia. Namun apabila kita memenuhi pemikiran kita dengan amalan kebaikan dan urusan akhirat maka bererti kita telah menutup pintu syaitan dari menjerumuskan diri kita dengan bisikan jahatnya.

Wednesday, October 14, 2009

Bencana di Padang, Indonesia.

17:16 (QS. Al Israa ayat 16): Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.

Hati kita tertunduk penuh duka atas terjadinya bencana alam gempa bumi di Padang Sumatera Barat dan kawasan sekitarnya 30 September 2009.

Belasungkawa sedalam-dalamnya dan doa kita tujukan kepada korban yang meninggal akibat bencana tersebut. Harapan kita, kepada saudara-saudara kita ini, demikian pula kepada mereka yang luka-luka dan yang harus mengungsi, dapat kita berikan pertolongan dan bantuan sebaik-baiknya.

Alam memperlihatkan Kuasa Tuhan yang amat menggetarkan, menyentak sebagian besar warga Padang dan sekitarnya. Siapa menduga bahwa jauh di dalam kulit Bumi sana juga ada aktivitas yang lebih subtil untuk ditangkap indera manusia, lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia bertumbukan dengan dahsyatnya, melepaskan energi yang menyebar dengan kekuatan tak tertahankan untuk ukuran manusia.

Allah SWT menunjukkan kekuasaan-Nya dan memberi cobaan serta peringatan kepada kita semua. Ratusan rumah rata dengan tanah, ratusan jiwa meninggal dunia menghadap Illahi akibat terkena reruntuhan bangunan. Bagi mereka yang meninggal dunia, mereka telah dipilih Allah SWT untuk menjadi syuhada.

Kita menerima realitas, wilayah Tanah Air kita memang rawan terkena bencana alam, baik yang disebabkan oleh aktivitas tektonik maupun gunung berapi. Sebutan negeri zamrud di khatulistiwa beserta keelokan dan kekayaan alamnya seiring dengan sebutan lain yang menggetarkan, seperti pusat ring of fire dan area pertemuan lempeng-lempeng tektonik dunia yang amat aktif. Tak pelak lagi, gempa seumur-umur akan menjadi bagian urusan kita. Namun, justru oleh realitas alam itu, kita diamanatkan untuk menjadi bangsa yang cerdas dan waspada. Alam Indonesia mengamanatkan agar kita punya program mitigasi bencana yang aktif, canggih, dan kapabel.

Pada sisi lain, setiap kali terjadi musibah bencana alam, kita menyaksikan umat manusia dipersatukan tanpa memandang batas negara dan perbedaan-perbedaan. Solidaritas antarmanusia selalu terbangun manakala ada sesama dirundung bencana. Seperti halnya di Aceh, di Nias, Yogyakarta dan di wilayah wilayah lain. Pada musibah Padang ini kita melihat uluran bantuan segera datang dari berbagai pihak, di dalam dan di luar negeri. Semoga semangat kemanusiaan senantiasa juga hidup mewarnai pergaulan manusia pasca bencana.

Di pihak lain, saudara-saudara kita yang sedang berjuang mempertahankan hidup di rumah sakit, para korban luka yang membutuhkan darah, mereka yang kehilangan rumah tinggal, kehilangan kekasih; pastilah sekarang ini sedang menunggu datangnya bantuan. Mari kita sampaikan segera bantuan dan pertolongan kita bagi mereka, dan yakinkan bahwa mereka tidak sendiri di saat menderita sekarang ini. Semoga amal kita diterima oleh Allah SWT dan mendapat balasan yang lebih baik. Aamiin

Thursday, October 8, 2009

Apa erti mujahadah?

Mujahadah bermaksud "berusaha untuk melawan dan menundukkan kehendak hawa nafsu." Dalam sebuah hadis bertaraf hasan, nabi bersabda, "Seorang mujahid (iaitu seorang yang berjihad) ialah dia yang melawan hawa nafsunya kerana Allah." Mengikut Said Hawa dalam Al-Asas fit Tafsir, "Secara dasarnya melawan hawa nafsu bermaksud menundukkan nafsu agar ia mengikut kehendak Allah dalam setiap perkara." Apabila nafsu dapat dikalahkan seseorang akan mengutamakan perkara yang dicintai Allah dan mengetepikan kehendak peribadi. Dalam Ihya Ulumuddin Imam Al-Ghazali berkata, "Antara tanda kecintaan hamba kepada Allah ialah dia mengutamakan perkara yang disukai Allah daripada kehendak nafsu serta peribadi, sama ada dalam aspek zahir atau batin. Oleh itu seseorang yang mencintai Allah sanggup memikul kerja-kerja yang sukar serta sanggup melawan hawa nafsunya kerana Allah.... Dia tidak akan sanggup melakukan sesuatu yang maksiat. Berhubung dengan ini Abdullah ibn Mubarak berkata, 'Jika cintamu ! benar, kamu akan mentaatiNya kerana seseorang yang mencintai sesuatu sanggup mentaati sesuatu'."

Mereka yang sanggup melawan nafsu ialah mereka yang percaya kepada akhirat serta hari pembalasan. Inilah kekuatan yang ada pada umat Islam. Kepercayaan ini menjadikan mereka golongan yang sanggup mengetepikan keseronokan sementara demi untuk mencapai matlamat jangka panjang yang kekal abadi. Denis Waitley dalam Empires of the Mind berkata, "Saya berpendapat, salah satu punca utama yang menyebabkan Amerika bermasalah besar pada hari ini ialah, rakyatnya begitu asyik dan ghairah dengan keseronokan jangka pendek dan melupakan kepentingan jangka panjang." Mereka yang bermujahadah sebenarnya merupakan golongan yang mementingkan kepentingan jangka panjang. Antara perkara yang merangsang mereka untuk mengutamakan kebahagiaan masa depan ialah firman Allah dalam sebuah hadis Qudsi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang bermaksud, "Aku (Allah) telah sediakan bagi hambaKu yang salih (nikmat) yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengari oleh telinga dan tidak pern! ah dirasai oleh hati manusia."

Mujahadah adalah jambatan kepada takwa. Dalam Al-Asas fit Tafsir, Said Hawa berkata, "Takwa adalah hasil daripada hidayah dan hidayah adalah hasil daripada mujahadah. Justeru mujahadah melawan hawa nafsu adalah titik permulaan kepada takwa. Antara amalan yang membantu usaha untuk melawan hawa nafsu ialah bacaan Al-Quran, solat dan zikir. Nabi ketika disoal tentang jalan untuk mencapai syurga telah menjawab, 'Bantulah dirimu dengan banyak bersujud'. Banyak bersujud bermaksud banyak bersolat dan banyak bersolat bermaksud banyak berzikir dan membaca Al-Quran."

Mereka yang bermujahadah akan mendapat beberapa anugerah istimewa daripada Allah berdasarkan firmanNya dalam surah Al-Ankabut ayat 69, "Mereka yang bermujahadah (yakni berjuang secara bersungguh-sungguh) pada jalan Kami akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami." Berhubung dengan ayat ini Imam Ad-Darani berkata, "Mereka yang bermujahadah berdasarkan ilmu yang diketahui, mereka akan ditunjukkan Allah tentang perkara yang belum diketahui." Fudail Iyad berkata, "Mereka yang bermujahadah untuk mencari ilmu, Allah akan tunjukkan kepada mereka jalan untuk beramal." Junaid Al-Baghdadi pula berkata, "Mereka yang bermujahadah dengan bertaubat, Allah akan tunjukkan kepada mereka jalan keikhlasan." Sahabat Abdullah ibn Abbas pula berkata, "Mereka yang bermujahadah untuk melakukan ketaatan, Allah akan tunjukkan kepada mereka jalan pahala dan ganjaran."

Tuesday, October 6, 2009

ZUCKERBERG GUNA FACEBOOK UNTUK BUNUH PENDUDUK PALESTIN

Zaman ini sesiapa yang tidak tahu tentang facebook dikategorikan sebagai buta IT. Benarkah? Terpulanglah kepada anda. Tetapi sekadar berkongsi maklumat, apa sahaja bahan yang hendak dicari, anda hanya perlu menyentuh skrin maklumat yang terbentang.

Kembali kepada fenomena facebook, tahun lalu pengguna tetapnya menjangkau 140 juta orang. Tetapi baru-baru ini facebook mengeluarkan kenyataan, penggunanya meningkat kepada 240 juta orang. Satu angka yang cukup besar dalam tempoh setahun. Jadi tidak hairanlah jika facebook boleh menjana pendapatan hingga AS$300 juta pada tahun 2008. Lantaran sambutan yang menggalakkan, serta keuntungan yang lumayan, syarikat gergasi computer Microsoft telah membeli 1.6 peratus kepentingan facebook yang bernilai AS$240 juta pada tahun 2007. Bagaimanapun baru-baru ini, pengasanya Bill Gates salah seorang yang turut melayari facebook mengambil keputusan untuk menutup halamannya ekoran 10 00 orang yang tidak dikenali, berminat untuk menjadi kawannya. Terbaru syarikat Rusia, Digital Sky Technologies pula melabur sebanyak AS$200 juta dalam dalam web tersebut dan menjadikan nilai syarikat itu meningkat sebanyak AS$15 bilion.

Bagaimanapun dalam keghairahan melayari facebook , kerajaan Iran pada Mei 23 Mei lalu, mengambil keputusan menyekat akses facebook sempena pilihanraya presiden. Tujuannya menghalang para penyokong calon yang bertanding menggunakan halaman web itu untuk berkempen. Tindakan negara itu turut disusuli oleh Majlis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan facebook melalui fatwa yang dikeluarkan pada Jun yang lalu. Hujahnya laman web berkenaan menjadi penyebab kepada kelakuan tidak senonoh dan seks sebelum nikah.

Pun begitu sebelum pengharaman oleh dua buah negara tersebut dibuat , wujud desas-desus yang mengaitkan penglibatan laman web tersebut dalam membiayai peperangan di Gaza.

Antaranya blog majelis fathul bidayah yang mendedahkan pemilik kepada laman web tersebut. Daripada kajian yang dilakukan, facebook dimiliki oleh Mark Zuckerberg, seorang graduan sains computer dari Universiti Harvard. Zuckerberg adalah anak pasangan yahudi, Edarwd dan Karen Zuckerberg yang dibesarkan di Amerika Syarikat. Bapanya seorang doktor gigi manakala emaknya pakar perubatan. Zuckerberg dikatakan genius komputer sejak kecil lagi. Malah diceritakan, ketika berusia belasan tahun dia sudah pun mencipta satu mainan computer yang dinamakan Risk dan permainan muzik, synapse. Ketika facebook dilancarkan pada 4 Februari 2004 dari bilik asramanya, tujuannya untuk memudahkan mahasiswa Harvard berhubung antara satu sama lain. Bagaimanapun atas permintaan ramai ia dikembangkan ke universiti di sekitarnya.

APA KAITAN ZUCKERBERG DENGAN ISRAEL?

Semasa di universiti Harvard, Zuckerberg menjadi anggota Alpha Epsilon PI (AEPi) yang aktif. Alpha Epsilon PI adalah pertubuhan persaudaraan Mahasiswa Yahudi yang kuat di Amerika Syarikat AS dan Kanada. Kaitannya dengan Israel, berlangsung apabila ia dikatakan sebagai yang pertama dan satu-satunya pertubuhan persaudaraan di Israel. Pertubuhan persaudaraan Yahudi ini membuka keahlian kepada seluruh pelajar universiti berbangsa Yahudi di AS. Asas utama pertubuhan ini adalah membina semangat kepimpinan di kalangan mahasiswa Yahudi sekaligus menjadi pemimpin bangsa di masa akan datang yang benar-benar memahami, nilai dan etika Yahudi.

Manakala laman blog Rizki Yudhistira seorang pakar IT, memetik kata-kata yang yang dilontarkan olahJoel Leyden yang memanfaatkan sepenuhnya facebook untuk menyokong tentera Israel semasa peperangan di Gaza. Siapa sebenarnya Joel Leyden? Dia adalah wartawan, pemilik Israel News Agency dan mencipta laman web komersil pertama di Israel. Selain itu dia juga membuka laman web untuk Perdana Menteri dan tentera Israel.

Leyden mencipta facebooknya sendiri 3 jam selepas serangan pertama yang dilancarkan Israel ke atas Gaza. Menerusi facebook dia membakar semangat tentera Israel yang mempertahankan sempadan dan kedaulatan Israel. Ia menjadi medan perbincangan dan hamburan kata-kata semangat untuk tentera serta orang Israel.

Kenalan menyertainya mencapai 17 000 pada 30 Disember tahun lalu. Leyden mengambil peluang menggunakan facebook untuk mempengaruhi dunia bahawa Israel mempertahankan negaranya dari serangan pengganas Muslim di Semenanjung Gaza. Beserta dengan video youtube, Leyden cuba memberi penerangan yang lebih jelas kenapa Israel perlu melancarkan perang ke atas penduduk Gaza yang dilabelkan sebagai pengganas Islam.

Lain pula kisahnya di Indonesia, Kumpulan Cyber Jihad yang diketuai olah Muhammad Jibriel atau lebih dikenali sebagai Prince of jihad yang memperjuangkan suara Islam dan jihad di dalam dunia cyber, akhirnya tidak ‘diizinkan’ untuk melayari laman web tersebut. Suaranya yang cukup lantang telah menarik pihak pengurusan facebook untuk menutup akaun milik Kumpulan Cyber Jihad dan Arrahmah seperti yang dilaporka oleh eramuslim.com dan Arrahmah.

Di Indonesia facebook yang dikendalikan oleh kumpulan Arrahmah dan Cyber Jihad mempunyai keahlian yang paling ramai. Mereka tidak terkejut apabila facebook milik pejuang Islam itu ditutp kerana sudah maklum bahawa laman web sosial itu milik Mark Zuckerberg yang juga anggota Alpha Epsilon PI.

Soalnya, kenapa facebook milik Leyden tidak disekat tetapi facebook milik Cyber Jihad dan Arrahmah disekat? Sedangkan kedua-duanya mempunyai tujuan yang hampir sama iaitu membakar semangat pejuang masing-masing.

BAGAIMANA FACEBOOK MENDAPAT UNTUNG?

Menurut Rizki pendapatan utama facebook datang dari iklan yang banyak dipaparkan Dari penelitiannya iklan yang terdapat dalam facebook mempunyai sistem yang berbeza-beza. Misalnya menggunaka kaedah CPC (cost perclick) sekali klik $0.50. Jika di dalam masa satu hari ada 1000 orang yang klik pada iklan itu maka facebook akan memperolehi pendapatan $500. Itu baru satu iklan, cuba bayangkan jika ada 10 atau 20 iklan. Jumlahnya kiralah sendiri.

Jika itulah jumlah wang yang diperolehi, anda boleh membayangkan berapa pula disalurkan untuk membiayai peperangan di Gaza. Lebih malang sebahagian keuntungan itu disumbang oleh orang Islam. Dengan klik saja pada facebook kita turut sama menjadi pembunuh orang Palestin di Gaza.

Tuesday, September 22, 2009

Musuh Dalam Menghancurkan Islam

GERAKAN FREEMASONRY

MUQADDIMAH

Gerakan ini dipelopori oleh orang Yahudi yang ingin mengambil kembali kembali tanah Palestin dan membina kembali Haikal Sulaiman di bawah runtuhan Masjidil Aqsa, kemudian akan melebar-luaskan pemerintahannya ke Syria, Iraq, Iraq, Jordan, Mesir dan terus menuju ke Madinah di Arab Saudi. Pergerakan ini dibentuk bagi mengembangkan fahaman Yahudi dengan cara bergiat cergas di dalam bidang pendidikan, politik, budaya dan social.

Bermula daripada gerakan inilah maka telah muncul pertubuhan-pertubuhan yang berbentuk kebajikan dan keamanan di seluruh dunia bagi mengaburi mata masyarakat terhadap pergerakan mereka. Gerakan ini telah menyusup masuk ke seluruh fahaman, agama dan bangsa tanpa perlu menukar identity mereka asalkan mereka taat setia kepada pergerakan ini. Pergerakan ini amat cergas di dalam bidang ekonomi dengan cara monopoli dan menghalalkan riba di kalangan manusia.

Di dalam bidang sosial pula mereka lebih mengambil perhatian tentang kemanusiaan dan sentiasa menghulurkan bantuan kepada sesiapa sahaja yang memerlukannya. Mereka juga suka memberikan penghargaan kepada mana-mana individu yang cemerlang untuk menarik mereka menyertai gerakan ini. Kebanyakan orang yang terjebak ke dalam pergerakan ini adalah dari kalangan orang-orang yang berkepentingan di dalam pertubuhan kerajaan dan social. Orang-orang yang telah terjerumus ke dalam gerakan ini terpaksa akur dengan kehendak pergerakan.

PENGERTIAN FREEMASONRY

Mengikut “Ensiklopedia Erti Dan Istilah Yahudi”, perkataan freemason diambil daripada perkataan Inggeris yang bermaksud “jurubina bebas” (free and mason). Secara khusus perkataan free membawa maksud “bebas atau merdeka”. Manakala perkataan “mason” pula bermaksud “tukang batu atau tukang bangunan”. Maka hasil daripada ungkapan tersebut membawa maksud jurubina bebas atau tukang bangunan yang merdeka.

Hakikatnya Freemasonry adalah organisasi Yahudi Antarabangsa yang bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia, merosakkan kehidupan politik, ekonomi dan sosial di negara-negara yang dimasukinya. Ianya berusaha keras untuk merosakkan bangsa dan pemerintahan Non-Yahudi (Goyim).
PENUBUHAN GERAKAN FREEMASONRY

Mengikut pengarang kitab “Tabdid Azzolam”, pergerakan rahsia ini telah diasaskan pada tahun 43M. Pergerakan ini ditubuhkan hasil cetusan daripada dua orang Yahudi yang bernama Aheram Abyob dan Muab Lavi yang merupakan penasihat kepada raja Herod’s Akriba / Father. Manakala pengarang kitab “Rahsia Gerakan Freemasonry & Kelab Rotary” pula menyatakan gerakan ini telah bermula sekitar tahun 37M. Tujuan awal penubuhan ini adalah untuk menyekat pengaruh ajaran Al-Masih (Nabi Isa as) dan untuk menjaga keselamatan bangsa yahudi.

Secara umumnya pergerakan ini ditubuh dan dirancang oleh Yahudi berdasarkan kitab Talmud untuk memusuhi semua agama secara umum dan Katholik khususnya. Namun kemudiannya, mereka mengalih perhatian kepada agama Islam sebagai musuh utama dengan menyebar-luaskan fahaman Komunisme dan Sekularisme selepas kejatuhan agama Kristian pada zaman revolusi Eropah pada kurun ke-17M.

Penentangan secara langsung terhadap agama Islam bermula pada tahun 1717M apabila gerakan rahsia ini mengadakan seminarnya secara rasmi di London. Di dalam seminar tersebut, seorang anggota Freemasonry yang bernama Anderson telah meletakkan agama Islam sebagai musuh utama bagi mereka. Dia secara rasmi telah menjawat jawatan sebagai ketua Gereja Protestan, tetapi pada hakikatnya dia adalah seorang Yahudi. Di awal penubuhannya, ia dianggotai oleh Sembilan orang anggota yang telah bersumpah taat setia dengan nama Tuhan dan Taurat untuk menjaga segala rahsia pergerakan.

Sebaik sahaja selesai sumpah taat setia tersebut, maka anggota kumpulan ini mula menubuhkan markaz mereka yang pertama yang diberi nama “Markaz Jerusalem” bertempat di istana Herod’s Akriba / Father. Nama istana tersebut ialah “De Haliza” yang merupakan markaz operasi pergerakan ini. Maka bermulalah misi pertama mereka untuk menjalankan apa yang telah mereka janjikan.

Langkah pertama yang diambil ialah menubuhkan pertubuhan-pertubuhan yang melambangkan kemanusian dengan nama yang pelbagai di bawah tujuan yang Satu.

Langkah seterusnya ialah melakukan perubahan pada sumpah taat setia yang asal bagi mengaburi manusia untuk menarik lebih banyak anggota menyertai pergerakan ini. Caranya ialah dengan menubuhkan pertubuhan-pertubuhan yang cenderung kepada keamanan dan sosial.





PRINSIP FREEMASONRY

1) Kerahsiaan

2) Anggota wajib memberi taat setia seratus peratus kepada Yahudi dan
dikehendaki memutukan hubungannya dengan agama dan negara.

3) Memuliakan keturunan Yahudi sahaja

4) Menyebarkan kemungkaran dan mengagungkan seks

5) Memusuhi semua agama sehingga dapat menguasainya

6) Para anggota saling tolong-menolong antara satu sama lain

7) Mengadakan propaganda dan revolusi

MATLAMAT FREEMASONRY

Matlamat utama : Membina Haikal Sulaiman

Kedua : Matlamat sampingan untuk menguasai alam ini

CABANG PERTUBUHAN FREEMASONRY

1) Pertubuhan IIIumanity (cahaya)

2) Pertubuhan B’nai B’rith / Independent Order of B’nai B’rith (I.O.B.B)

3) Pertubuhan Bahaiyah

4) Pertubuhan kesaksian Yehova / Yahoo

5) Kelab Rotary Antarabangsa (1905M)

6) Pertubuhan Persatuan dan Kemajuan (1909M)

7) Kelab Lions (1917M)

8) Pertubuhan Yoga

Wednesday, September 16, 2009

Ringkasan Ucapan Syeikh Abu Bakar


Assalamualaikum wrh


Demi Allah swt yang memberikan kita kekuatan, saya disini bukan untuk berbicara politik, tetapi untuk berbicara dari hati ke hati, jiwa ke jiwa. Saya ingin berbicara kepada kalian bagaimana kami para ulama dan para pejuang Palestin bertungkus-lumus membina generasi yang terbaik. Bagaimana tarbiyah dan kebaikan itu bermula...kita harus tahu.


Wahai saudara-saudaraku,
sebenarnya masalah Palestina bukan merupakan masalah rakyat palestin semata-mata tetapi merupakan permasalahan umat Islam yang berada di seluruh dunia. Mengapa ? Kerana Palestina merupakan tanah wakaf yang diberikan oleh Khalifah Islam ke-2, Umar Al-Khattab dan di amanahkan oleh Panglima Salahuddin Al-ayubbi kepada kita kaum muslimin, kemudian amanah itu dilanjutkan oleh nenek moyang kita yang berada di Palestina, sehinggalah akhirnya oleh Sultan Abdul Hamid ke-2 menyerahkan bendera Islam kepada rakyat Palestin sebelum kejatuhan Khilafah Islam di Turkey.


Perjuangan untuk mempertahankan Al-aqsa telah bermula semenjak dari semenjak Inggeris ingin menguasai Palestina. Secara tepatnya pada tahun 1922 terjadi revolusi penentangan di antara para tentera mujahidin dengan tentera Inggeris. Kemudian dilanjutkan lagi pada tahun seterusnya yang dipimpin oleh 3 orang Ulama seterusnya kepimpinan tentera mujahidin Palestin dipimpin oleh Ulama Syeikh Izzuddin Al-qassam hinggalah seterusnya dan kini. Perjuangan Palestina tercatit dalam catatan yang panjang dan kami tidak sedikitpun redha terhadap pendudukan Israel ke atas tanah palestin. Orang-orang yang berjuang ditarbiyah dengan tarbiyah yang tinggi, tarbiyah Al-Quran, tujuan yang satu untuk syahid mempertahankan Palestin. Sebenarnya, apa yang kalian lihat pada perjuangan Hamas adalah hasil didikan Ikhwanul Muslimin dibawah pimpinan Imam As-syahid Hassan Al-Banna ketika para tentera Ikhwan mulai masuk ke Palestina. Banyak dari pasukan ikhwan yang syahid disana dan sejak dari saat itu, mulai tertanam benih-benih jihad ke dalam penduduk Palestina.


Dan dari situ jugalah As-syahid Syeikh Ahmad Yassin dan beberapa lagi, mula tersuntik semangatnya untuk membangunkan jihad di kalangan para pemuda Palestin. Mereka melihat bagaimana tarbiyah Ikhwanul Muslimin membentuk pasukan yang kuat. Mereka mula merubah dari dasarnya iaitu menjadikan Islam sebagai pola pemikiran mereka dan juga mereka menjadikan Islam sebagai corak hidup mereka. Sehinggakan kata As-syahid Syeikh Ahmad Yassin, apa yang kita perlu lakukan dari pengalaman kita bersama-sama dengan Ikhwanul Muslimin iaitu kita perlu mula dari mengikut cara Rasulullah saw dengan mentarbiyah diri kita, mentarbiyah keluarga kita seterusnya masyarakat untuk mendapat redha Allah swt. Dengan reda Allah, kita akan mendapat kemenangan.


Dari sana, kami mula memasuki kota-kota serta kampung..kami mula membangunkan masjid-masjid, kami mula membangunkan institusi-institusi islam, universiti-universiti islam serta kami mula membentuk suatu persatuan serta ikatan islam yang lebih luas. dari sanalah lahir apa yang dikatakan sebagai satu gerakan Islam. kami berusaha mentarbiah diri kami, roh kami dengan tarbiyah Islam, kami tarbiyah akhlak kami dengan akhlak Islam. Ketika itu kami ditanya oleh kaum muslimin yang lain, mengapa kalian tidak melakukan jihad dan hanya melakukan tarbiyah sahaja? ..jawab kami, yea tidakkah kalian tahu dan melihat tentang kaum muslimin yang bersabar dan menahan dirinya dari mengangkat senjatanya tetapi mereka melakukan tarbiyah untuk mendidik diri mereka dengan dasar-dasar taqwa sepertimana yang telah dilakukan oleh Rasulullah saw.


Saudara-saudaraku....
Kami bertiga ini yang berada di hadapan kalian ini adalah hasil tarbiyah yang dilakukan oleh As-syahid Syeikh Ahmad Yassin. Kami adalah generasi pertama yang ditarbiyah dimasjid-masjid, di madrasah-madrasah, di universiti-universiti yang dipimpin oleh Ikhwan dan As-syahid Syeikh Ahmad Yassin serta bersama para mujahidin lainnya. Saudara-saudaraku, sebenarnya apa yang kalian lihat dari perjuangan di palestina merupakan hasil dari perjalanan tarbiyah yang sangat panjang yang dilakukan dengan sabar dan taat. Kami diwajibkan untuk melakukan puasa dengan kerap. Mulai dari isnin dan khamis hinggalah kewajiban puasa beberapa kali dalam sebulan serta puasa-puasa sunat.


Kemudian, kami juga dibentuk sebagai pasukan-pasukan kecil yang bermula dari solat asar sehingga solat subuh. Di dalamnya, kami melakukan tilawah-tilawah, tazkirah-tazkirah. Kami juga dilatih untuk melakukan tadhrib di gunung-gunung, bukit dan lembah-lembah di Palestina. Kami dilatih dengan pelbagai ketangkasan serta kemahiran olahraga serta ketaatan kepada ketua. Pada tahun 1987 terjadilah apa yang dikatakans ebagai Intifadah Pertama dan revolusi seterusnya. Saudara-saudaraku, apa yang menjadi kewajiban sebagai tentera Mujahidin Palestin iaitu mereka semua harus untuk hafaz Al-quran. Di dalam keadaan perang, mereka wajib mengingati ayat-ayat quran kerana kita yakin kekuatan itu apabila kita berpegang kepada Al-quran dan sunnah.


Kemenangan sebenarnya sememangnya milik kita kerana kita punyai tempat mengadu iaitu Allah swt tetapi mereka kaum zionis yahudi tidak mempunyai tempat mengadu dan mereka sebenarnya tiada kekuatan. Dari tentera mujahidin, kami juga membentuk generasi anak-anak untuk menjadi bakal-bakal qader serta tentera yang akan menyambung jihad di bumi palestina. Mereka dilatih untuk hafaz Al-quran semenjak dari kecil. Mereka dilatih dengan semangat ketenteraan dan tidak akan mati kecuali syahid mempertahankan palestina @.


Teman-teman yang di rahmati Allah swt,

Insya-Allah, ringkasan ucapan ini tidak lengkap. Hanya merupakan petikan-petikan. Namun insya-Allah, semoga Alalh swt memberikan kita rasa izzah terhadap tarbiyah islam. Dengan peribadi-peribadi yang soleh di depan mata, melihatkan mereka saja terasa apa sangatlah yang kita lakukan untuk islam jika dibandingkan dengan mereka. Teringat kata mak sedara saya, patutlah Allah swt ciptakan syurga itu bertingkat-tingkat. Golongan yang benar-benar berada di medan jihad, berjuang dan terkorban, pastinya mendapat ganjaran yang lebih.. Kita disini baru saja di medan cakap bukan lagi di medan amal. Mereka pula, benar-benar di medan amal..turun dan memegang senjata. Semoga Allah swt menetapkan hati kita untuk terus istiqomah di atas jalan dakwah dan tarbiyah ini insya-Allah...

Pada program tersebut, Syeikh Abu Ahmad tidak banyak bercakap. Syeikh Abu Wael pula cuma berpesan beberapa perkara, insya-Allah..jika diizinkan Allah swt, saya sambung nanti yea..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...